Ini
adalah perjalanan saya yang ke dua kalinya ke Turki. Kali ini saya
lakukan bersama istri. kalau yang pertama saya hanya mengunjungi Istanbul, kali
ini saya mengunjungi Istanbul, Selcuk
dan Goreme (Cappadocia). Kami berangkat tanggal 2 November 2013 jam 18.00 menggunakan Etihad dengan transit di Abu Dhabi. Kemudian jam 03.40 waktu setempat kami melanjutkan penerbangan ke Istanbul mengunakan Turkish Airline. Setiba di Attaturk
International Airport sekitar jam 06.45 , kami langsung menuju loket visa untuk membeli visa
on arrival yang berlaku selama 30 hari dengan harga USD 25. Kami tidak perlu
mengantri, karena tidak banyak orang yang berada di loket visa. Mungkin karena
ketika keluar dari pesawat kami langsung mengambil langka cepat berjalan ke
arah loket untuk menghindari antrian :)
Setelah melewati imigrasi dan mengambil
bagasi kami berjalan menuju terminal domestik untuk melanjutkan penerbangan ke
Izmir dengan maskapai Altas Jet.
Namun sebelum menuju terminal domestik kami harus menunggu kedatangan anak seorang teman yang sedang kuliah di Istanbul. Teman saya menitipkan taskoper yang berisi makanan dari Indonesia untuk anaknya. Setelah menunggu sekitar 30 menit kami bertemu dengan anak teman saya dan menyerahkan koper titipan orangtuanya. Setelah itu kami berjalan menuju terminal dosmestik. Kami berangkat ke Izmir pada jam 09.30 dan tiba di bandara Adnan Menderes, Izmir jam 10.25.
| Hotel Artemis, Selcuk |
Dari bandara Izmir, kami
melanjutkan perjalanan lagi dengan menggunakan bus menuju Selcuk yang memakan
waktu sekitar 1 jam.
Selçuk dan Ephesus merupakan tempat penting bagi peziarah Kristen sejak lama. Bunda Maria dan Santo Yohanes, disebut pernah tinggal di sini. The House of the Virgin Mary terletak sekitar 7 km dari Selçuk.
Kami tiba di Selcuk dan turun di tepi jalan yang dekat dengan jalan menuju hotel Artemis. Kami memesan private room dengan kamar mandi dan kami beruntung mendapatkan kamar yang cukup besar. Setelah check in dan istirahat sebentar di kamar, kamipun keluar hotel dan berjalan kaki mengunjungi St John Church-Basilica yang jaraknya tidak jauh dari hotel tempat kami menginap.
Selçuk dan Ephesus merupakan tempat penting bagi peziarah Kristen sejak lama. Bunda Maria dan Santo Yohanes, disebut pernah tinggal di sini. The House of the Virgin Mary terletak sekitar 7 km dari Selçuk.
Kami tiba di Selcuk dan turun di tepi jalan yang dekat dengan jalan menuju hotel Artemis. Kami memesan private room dengan kamar mandi dan kami beruntung mendapatkan kamar yang cukup besar. Setelah check in dan istirahat sebentar di kamar, kamipun keluar hotel dan berjalan kaki mengunjungi St John Church-Basilica yang jaraknya tidak jauh dari hotel tempat kami menginap.
Kemudian
dilanjutkan
dengan mengunjungi mesjid Isa Bey yang dibangun pada tahun 1375. Mesjid
ini pernah mengalami kerusakan akibat gempa bumi dan kemudian
direnovasi kembali. Kami sempatkan juga untuk sholat di dalam mesjid
tersebut. Setelah berkeliling kawasan mesjid kami kemudian berjalan
menuju ke Temple of Artemis.
| Isa Bey Mosque |
Isa Bey Mosque
|
| Sisa reruntuhan kuil Artemis |
| Menu di Resto |
| Minibus-Dolmus |
| The Great Theatre |
![]() |
| Celcus Library |
![]() |
| Basilica |
Selesai bekeliling Ephesus, kami mengunjungi The Grotto of Seven Sleepers yang terletak tidak jauh dari Ephesus. Karena tidak kendaraan khusus yang menuju ke sana, kami memutuskan untuk berjalan kaki dari Ephesus ke Seven Sleepers, lumayan melelahkan juga :) Kisah tentang Seven Sleeper atau Ashabul Kahfi ini terdapat dalam Al Quran (Surat Al Kahf) dimana tujuh orang pemuda yang beriman pada Allah SWT, melarikan diri dari kekejaman raja yang berkuasa saat itu. Dalam pelarian itu mereka tertidur dalam goa selama 309 tahun. Tetapi keberadaan goa ini masih menjadi perbedaan pendapat, karena ada juga yang mengatakan bahwa kisah tersebut terjadi di Suriah atau Yordania, wallahu a'lam bishawab.
| Seven Sleeper Cave |
Untuk warga Indonesia
ketika tiba di airport turki kudu antri dulu ke bagian VOA visa on
arrival lokasinya berada sebelum antrian cap paspor jangan sampe salah
karena banyak turis tidak mengetahui hal ini dan setelah antri mereka
ditolak saat mau cap paspor disuruh bayar visa dulu. Tahun 2013 VOA
harus bayar 25 dollar nanti dapat stiker visa yang ditempel di paspor,
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/ivarksd/liburan-ke-istanbul-turki_552fb0556ea834501a8b459a
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/ivarksd/liburan-ke-istanbul-turki_552fb0556ea834501a8b459a
Untuk warga Indonesia
ketika tiba di airport turki kudu antri dulu ke bagian VOA visa on
arrival lokasinya berada sebelum antrian cap paspor jangan sampe salah
karena banyak turis tidak mengetahui hal ini dan setelah antri mereka
ditolak saat mau cap paspor disuruh bayar visa dulu. Tahun 2013 VOA
harus bayar 25 dollar nanti dapat stiker visa yang ditempel di paspor,
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/ivarksd/liburan-ke-istanbul-turki_552fb0556ea834501a8b459a
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/ivarksd/liburan-ke-istanbul-turki_552fb0556ea834501a8b459a


Tidak ada komentar:
Posting Komentar