Saat traveling ke luar negeri saya pasti akan mencoba menaiki kereta yang ada di negara tersebut. Khusus kereta cepat, saya sudah mencoba Shinkansen di Jepang dan kereta cepat di Shanghai yang dapat mencapai speed maximal 431Km/Hr
Sedangkan di negara lain seperti Inggris, Swiss dan Austria saya menaiki kereta regular. Satu hal yang saya kagumi dari kereta di luar negeri adalah kebersihan, kenyamanan dan ketepatan waktu berangkat dan tiba di tujuan.
Bagaimana dengan kereta di Indonesia? Pernahkah anda naik kereta di Indonesia dan tiba tepat waktu? Selama naik kereta KAI saya belum pernah merasakan tiba tepat waktu, baik kereta jurusan Jakarta-Bandung atau Jakarta-Jogjakarta. Mungkin banyak hal yang menyebabkan kereta di Indonesia selalu terlambat tiba di tujuan. Saya tidak akan membahas penyebabnya karena itu sudah ada pihak yang mengurusinya, walaupun sampai saat ini perkeretaapian masih belum ada kemajuan berarti, terutama dari sisi kecepatan atau ketepatan waktu.
Baru tahun ini rencananya akan dibangun kereta cepat dengan rute Jakarta-Bandung dengan nilai investasi 74 trilyun, fantastis!!! Pelaksana proyek kereta cepat ini adalah PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), perusahaan kerjasama Indonesia dengan Cina. Ground breaking pembangunan kereta cepat tersebut baru saja dilakukan oleh Presiden Jokowi, namun pro dan kontra terhadap pembangunan kereta cepat ini masih terus berlanjut. Banyak pihak yang meminta proyek tersebut ditunda/dibatalkan, apalagi sampai saat ini ijin pembangunan belum dikeluarkan.
Saya sendiri menganggap proyek kereta cepat ini belum diperlukan, karena masih dapat menggunakan kereta Argo Gede yang ada saat ini. Pekerjaan rumah pemerintah adalah bagaimana membuat waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi kurang dari 3 jam. Sampai ini setiap naik KA Argo Gede, waktu tempuhnya selalu lebih dari 3 jam. Harapan saya sebagai pengguna kereta, KAI dapat meningkatkan layanan, terutama soal kecepatan atau ketepatan waktu. Tidak perlu harus kereta yang dapat menempuh rute Jakarta-Bandung dalam waktu 30 menit, tapi cukup 2 jam saja, itu sudah sangat bagus. Semoga KAI semakin maju seperti kereta di negara-negara lain.
 |
| Saya dengan istri sebelum menaiki Maglev Train |
 |
| Kecepatan yang saya alami ketika naik Maglev Train |
 |
| Di dalam Maglev Train |
 |
| Zurich HB Train Station, Swiss |
 |
| Vienna Westbahnhof, Austria |
 |
| Zurich HB Train Station, Swiss |
 |
| Shinkansen Train Station |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar