Selama hidup dan melakukan traveling, mungkin baru kali ini saya melakukan
traveling dalam keadaan tidak sehat.
Bayangkan saja, 2 hari sebelum berangkat ke Moscow saya menderita sakit
seperti diare, terus menerus buang air. Hal
itu memaksa saya pergi ke dokter di klinik milik perusahaan di Jakarta. Oleh dokter
yang memeriksa, saya didiagnosa mengalami gejala typhus. Untuk memastikannya
dokter meminta saya untuk cek darah di Laboratorium. Setelah menunggu lebih
dari 1 jam, saya kembali menemui dokter dengan membawa hasil pemeriksaan Lab.
Ternyata diagnosa dokter benar, hasil Lab menunjukkan saya mengalami gelaja
penyakit typhus.
Dokter kemudian membuatkan resep obat dan meminta saya untuk banyak
beristirahat, kalau perlu akan diberikan surat ijin sakit sehingga tidak perlu
masuk kantor.
Saya pikir, besok akan berangkat ke Rusia sementara saya menderita
gejala typhus dan dokter meminta saya untuk istirahat. Saya langsung merasa
down saat itu, apakah ini berarti saya tidak bisa berangkat ke Rusia. Perasaan saya benar-benar tidak
menentu, mengingat kondisi tubuh yang tidak fit, sementara saya akan traveling
selama 11 hari ke Rusia. Terbayang apabila saya tidak jadi pergi sementara
tiket dan semua biaya selama di Rusia yang sudah saya bayar, akan hangus.
Saya juga tidak berani mengatakan tentang kondisi saya tersebut kepada
orang lain termasuk istri saya. Akhirnya saya putuskan tetap berangkat dengan
segala risiko yang akan terjadi di sana. Bisa dikatakan saya nekat melakukan
perjalanan ini.
Esok harinya ketika berangkat ke bandara Soekarno Hatta saya merasa
tidak nyaman dengan kondisi fisik saya. Saya hanya banyak berdoa saja semoga
dapat diberi kesembuhan atau minimal kondisi fisik saya tidak semakin memburuk.
Obat yang diberikan dokter saya minum sebelum take off sehingga selama
dalam penerbangan saya merasa agak tenang karena tidak merasakan sakit pada
bagian perut dan tidak buang-buang air lagi. Setelah menempuh 14 jam
penerbangan dengan transit di Doha, kami tiba di Moscow. Rencana semula
kami akan menunggu dan bermalam di dalam bandara Domodedovo sebelum melanjutkan
penerbangan ke Mineralnye Vody pada pagi hari berikutnya. Tapi saya merasakan kondisi tubuh semakin tidak nyaman, merasa mual dan
lemas. Ketika makan di Burger King yang ada di bandara saya merasakan sulit
untuk menelan makanan. Keringat dingin membasahi tubuh dan saya juga merasa
mual. Hal ini semakin memberikan tanda bahwa kondisi fisik saya semakin
memburuk.
![]() |
| Moscow Domodedovo Airport |
Akhirnya saya sampaikan kepada teman-teman tentang kondisi tubuh saya
yang semakin lemah sehingga perlu mencari penginapan agar dapat beristirahat
dengan baik. Karena kalau dipaksakan untuk tetap tinggal di bandara dan tidur
di kursi tunggu, saya khawatir kondisi tubuh saya akan semakin memburuk.
Teman-teman setuju dengan usul saya karena mereka juga merasakan
kelelahan. Setelah mencari informasi akhirnya kami mendapatkan tempat penginapan
berupa apartemen yang lokasinya tidak jauh dari bandara. Sesampainya di penginapan
saya memilih untuk cepat tidur dengan harapan besok pagi bisa lebih baik lagi.
Alhamdulillah, ketika bangun keesokan harinya saya merasa kondisi tubuh agak
membaik dan tidak merasa mual lagi.
Mengingat kami masih memiliki
waktu senggang sebelum berangkat ke bandara, kami memutuskan mencari sarapan di
sekitar apartemen. Alhamdulillah kami menemukan kios penjual makanan sejenis
kebab yang dimiliki oleh seorang muslim Rusia. Pada saat makan sebenarnya saya
merasakan bahwa saya belum dapat makan dengan normal, karena masih agak sulit
menelan makanan, namun saya paksakan untuk terus makan agar saya memiliki cukup
kalori untuk aktivitas hari ini. Tidak lupa saya makan juga obat yang diberikan
oleh dokter.
Setelah makan saya merasakan
kondisi tubuh jauh lebih baik daripada kemarin. Saya bersyukur dengan kondisi
saya. Bagi saya ini sudah merupakan karunia yang luar biasa bisa tiba di Moscow
dengan selamat dan kemudian kondisi
tubuh saya berangsur membaik. Tidak terbayang seandainya saya mengalami hal
yang lebih buruk di Rusia yang tentunya akan merepotkan teman-teman
seperjalanan.
Jam 10.00 kami dijemput oleh
sopir menuju bandara untuk selanjutnya melanjutkan penerbangan dengan Ural
Airline pada jam 12.05 menuju Mineralnye Vody. Alhamdulillah, saya dan teman-teman dapat
selamat sampai di tujuan dengan kondisi tubuh saya yang semakin membaik.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar